Forum Papua Autonomy Watch Hadir di Bumi Cendrawasih
![]() |
| ketua Forum Papua Autonomy Watch (FPAW) Jimmy Kaiwai (Doc. KATUAITV) |
Jayapura, (KATUAITV)-- Forum Papua Autonomy Watch (FPAW) Hadir di bumi Cendrawasih, Forum ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan yang mendesak akan pengawasan yang teliti terhadap pelaksanaan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua dan kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPR Papua). Dengan latar belakangnya, Hal ini di katakan ketua Forum Papua Autonomy Watch (FPAW) Jimmy Kaiwai kepada katuaitv.com pada Rabu (6/12/2023).
Lebih lanjutnya, Jimmy Mengatakan, Forum ini berdiri atas partisipasi aktif dari masyarakat Papua, organisasi non-pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya yang memiliki kepedulian dan kepentingan terhadap penerapan otonomi khusus dan tindak lanjutnya di Papua.
“Dalam konteks Papua, implementasi otonomi khusus menjadi krusial untuk menjaga hak-hak, kebutuhan, dan kepentingan khusus masyarakat Papua. FPAW diinisiasi untuk memastikan bahwa proses ini berlangsung sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan transparansi,”Katanya.
Ia menambahkan, dengan Hadirnya FPAW bukan hanya sebagai forum untuk mengkritisi, tetapi juga untuk memberikan saran konstruktif, melakukan advokasi, dan memantau secara berkala kinerja DPR Papua.
“FPAW bukan hanya sebagai forum untuk mengkritisi, tetapi juga untuk memberikan saran konstruktif, melakukan advokasi, dan memantau secara berkala kinerja DPR Papua. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa perwakilan rakyat benar-benar mewakili kebutuhan dan aspirasi masyarakat Papua” Tambahnya.
FPAW menekankan pentingnya menghormati hak asasi manusia, melindungi keberagaman budaya, serta memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil DPR Papua sejalan dengan prinsip keadilan dan keberlanjutan.
“Forum ini berfungsi sebagai platform terbuka yang mendorong kolaborasi antara semua pemangku kepentingan. Transparansi dalam proses pemantauan dan laporan mengenai kinerja DPR Papua juga menjadi salah satu pijakan utama FPAW” Katanya.(*)
Redaksi
