BEM dan DPM FKIP Uncen Menggelar aksi mimbar bebas terkait penembakan terhadap warga sipil di Yahukimo
Jayapura katuaitv, Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa FKIP Uncen Jayapura pada 30/08/2024 menggelar demo damai. Demo yang digelar ini bertujuan untuk mengusut pelaku penembakan terhadap warga sipil oleh TNI Polri di Yahukimo, Papua Pegunungan.
Pelaku itu mungkin saja berfikir ulang apa bila terjadi semacam itu di Jawa terhadap orang Papua orang Papua pembenaraanya yang berwatak kolonial dan rasis pemerintah indonesia.
Menolak bahwa menyatakan TPN-PB freedom fighter. Pada hal lahirnya TPN_PB karena adanya invasi dan anekasi Papua ke Indonesia.
Tak mungkin perang jika keadaan mereka tenang dan bebas dari penjajahan selain itu pemerintah indonesia tak mau hukum humaniter ( hukum perang ).
Akibatnya hak sipil menjadi korban penolakan ini tentu saja pemerintah Indonesia tak mau ada pengawasan dari lembaga internasional atas perang tersulubung.
Yang mereka lakukan selama ini di tanah Papua atas kejadian ini kami keluarga besar badan eksekutif mahasiswa dan dewan perwakilan mahasiswa FKIP Uncen.
Menyatakan bahwa:
1. Adili para pelaku korban dengan mencobot jabatan dari instusi militer.
2. Tarik militer organik dan non organik dari seluruh tanah Papua.
3. Hentikan kekerasan terhadap warga sipil.
4. Masalah Papua adalah masalah politik maka Indonesia membuka ruang dialog yang fasilitas oleh pihak ketiga.
5. Kami medesak dewan HAM PBB datang ke Papua untuk investigasi indenvenden terkait kasus pelanggaran HAM.
6. Hentikan invasi militer besar besaran di Papua.
7. Tarik pos militer dan militer.
8. Berikan hak penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua solusi sebagai d koemokrasi mengatasi masalah Papua.
