Seluruh Mahasiswa IPM-WEWANAP Nyatakan tidak pernah minta Bangun asrama di Jayapura
Jayapura, (KATUAITV) -Ikatan Pelajar Mahasiswa wilaya welesi, walaik, Napua dan pelebaga (IPM-WEWANAP) nyatakan Tidak meminta Asrama mahasiswa di Jayapura, Menurut mereka, Itu di bangun skenario oleh pihak yang menerima bangun kantor gubernur Papua pegunungan di welesi, di mana di wilayah itu adalah tempat Masyarakat mencari Nafka.
Mahasiswa dan mahasiswi tidak pernah minta apa-apa apalagi soal bangun asrama di Jayapura, 100% sikap kami tolak pembangunan kantor Gubernur Papua pegunungan, karena Wilayah welesi adalah Wilayah yang masyarakat berkebun dan beternak dan lahan yang masih memiliki tingkat ekonomi yang produktif.
Pihak tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan dan meminta untuk membangun aasrama mahasiswa di Jayapura adalah tindakan oknum-oknum tertentu agar meloloskan kepentingan pembangunan kantor gubernur Papua pegunungan di bangun di tengah -tengah masyarakat bertani dan beternak, hal Tersebut di sampaikan Yafet Yelipele selaku Ketua Umum IPM-WEWANAP kepada wartawan Sabtu (13/1/2024).
Lebih lanjutnya, dia menghimbau agar semua pihak yang mendorong dan mengatasnamakan mahasiswa minta asrama agar Jangan ciptakan skenario untuk lolos bangun kantor gubernur Papua pegunungan di welesi tempat di mana masyarakat cari nafkah.
"Kami menghimbau kepada semua intelektual yang ada di wilayah Wewanap, terutama yang mengeluarkan dan mengatas namakan dan mendorong mahasiswa Jayapura minta asrama di jayapura, agar jangan coba coba untuk mengatasnamakan mahasiswa karena kami mahasiswa tidak pernah meminta kompensasi apapun," katanya.
karena menurut dia, "mahasiswa menolak pembanguna kantor Gubernur di wilayah wewanap maka, kami menilai ada oknum-oknum tertentu yang bermain dengan mengatasnamakan dan mengatakan mahasiswa minta asrama, itu adalah Hoax tidak benar, sikap mahasiswa jelas, yaitu menolak pembangunan kantor gubnernur di welesi karena welesi dan juga kami tidak meminta untuk membangun asrama di Jayapura," tegasnya.
Pihaknya menolak tempat pembangunan di welesi dan kami akui tidak meminta uang dan tidak menerima itu, itu hanya kebijakan oknum tertentu dan persoalan ini, untuk itu ia minta agar pemerintah harus melihat hal ini secara baik.
"Pemerintah harus tahu bawah uang pembanungan yang diberikan adalah bukan atas nama pemilik hak ulayat tetapi itu segelintir orang yang menerimanya, untuk itu pemerintah harus pikir kedua kali, harus satukan pro dan kontra agar pemerintahan berjalan baik, agar ambil kesepatakan yang positif agar pembangun berjalan baik,” imbaunya.
Di tempat yang sama, Thomas Kalolik Pembina asrama wewanap di kota Jayapura mengatakan Mahasiswa Wewanap di Jayapura tidak penah minta bangun asrama, isu yang beredar, mahasiswa jayapura minta asrama wewanap di jayapura itu adalah isu yang di mainkan oleh pihak Pro pembangunan kantor Gubernus di Welesi, Untuk itu sebagai pembina dengan tegas kami menyatakan itu hoax.
Lebih lanjutnya ia mengatakan mahasiswa wewanap satupun tak pernah terlibat dalam permintaan pembangun asrama, untuk itu kami menilai ini adalah skenario kepentingan yang di bangun oleh pro pembangunan kantor gubernur di welesi, karena mahasiswa jayapura sudah tolak Kantor gub di bangun dui welesi." Tegasnya.
Berikut adalah penyatakan sikap :
Pertama, Ikatan Pelajar Mahasiswa/I Welesi, Walaik,Napua dan Pelebaga (IPM-WEWANAP) Dijayapura menolak dengan tegas atas penempatan pembangunan dilokasi perkebunan masyarakat Welesi dan Wouma.
Kedua, Kami dari Ikatan Pelajar Mahasiswa/I Wilaya Wewanap mengingatkan kepada bapa PJ.Gubernur Papua Pegunungan untuk hati-hati dan melihat baik dalam mengambil keputusan dalam pembangunan kantor Gubernur Papua Pegunungan tersebut.
Ketiga, Kami dari Ikatan Pelajar Mahasiswa/I wilayah IPM-WEWANAP meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk menjadi fasilitator dan memfasilitasi untuk kedua bela pihak ( PRO DAN KONTRA) guna mencari jalan alternatif yang baik agar tidak menimbulkan konflik horizontal.
Keempat, Kami Mahasiswa/I wilayah IPM-WEWANAP sama sekali tidak pernah meminta pembangunan Asrama Wewanap di Jayawijaya maupun di kota studi Jayapura kepada pemerintah provinsi papua pegunungan.
Kelima, Kami Mahasiswa/I Wilaya Welesi, Walaik, Napua dan Pelebaga ( IPM-WEWANAP) Dijayapura menolak dengan tegas rencana pengadaan dan pembangunan Asrama Wewanap dengan tawaran apapun. (*)
Penulis Novertina Iyai


