Kunjungan Dari Pejabat Publik: Mahasiswa Papua di Kupang Menolak dengan Tegas!
JAYAPURA, KATUAITV.COM-
Beredar video penolakan terhadap kehadiran Ibu Ketua DPR dan Kepala Kesbangpol
serta pejabat lainnya di Asrama Rusnawa Kampus Undana Kupang, Ibu Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada Jam 17:38 wita, tanggal 04 Desember 2023.
Kedatangan
pejabat publik dari lingkungan Pemerintahan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan
alasan mau berdamai dengan Mahasiswa Papua yang beberapa waktu lalu mendapatkan intimidasi,
refresif, serta gempuran secara brutal oleh Ormas Reaksioner. Pada saat aksi
damai, memperingati 62 Tahun Deklarasi Kemerdekaan Bangsa Papua Barat, 1
Desember 2023 lalu.
Dalam video yang
beredar itu, memperlihatkan penolakan dari Mahasiswa Papua secara spontan. Karena
tidak ada komunikasi kedatangan "mereka" serta tidak ada surat lisan maupun tulisan yang dapat menghubungi kami “Mahasiswa Papua”. Ungkap, salah satu mahasiswa dalam video itu.
Sebelumnya, Mahasiswa
Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua dan From Rakyat Indonesia
untuk West Papua FRI-WP, melakukan aksi damai secara martabat pada tanggal 1
Desember 2023.
Namun, aksi itu
berjalan dibawah tekanan Ormas Reaksioner serta Polisi dan sejumlah masa mendapatkan gempuran, intimidasi, refresif hingga sejumlah masa mengalami luka-luka. Kemudian, pada hari yang sama, di angkut paksa oleh Kepolisian Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dengan sikap
tegas, “Kami Mahasiswa Papua menolak tegas kehadiran mereka dengan alasan
situasi sementara di Papua yang sedang memanas. Karena kelakuan brutal dan main
hakim serta Pembatasan Ruang Demokrasi yang dilakukan oleh Kelompok Ormas Garda
XXX Flobamora dan Ormas Garuda Nusantara yang di ketuai oleh (Max Sinlae)”. Tegas,
dalam peryataan sikapnya.
