IPMI-J Menolak Rencana Pembangunan Patung di Intan Jaya
Jayapura, (KATUAITV)-Mahasiswa, asal kabupaten Intan Jaya, Yang Tergabung dalam (Ikatan pelajar mahasiswa Intan Jaya (IPMI-J) se-Jayapura, Menolak rencana pembangunan patung Tuhan Yesus di wilayah distrik Sugapa, kabupaten Intan jaya. Yang akan dibangun oleh pihak aparat keamanan militer mengatasnamakan Pj Bupati Apolos Bagau, kepala dinas pariwisata dan Pastor Dekan Dekenat Moni Puncak, Yance Yogi padahal pembangunan patung tersebut milik TNI.
Hal itu Dengan Tegas Mahasiswa Menolak, "Kami menolak rencana pembangun itu, hal ini ti katakan Katua IPMI-J kogeya, ketika para mahasiswa menggelar Jumpa Pers Yang di Gelar di Asrama mahasiswa expo waena kota Jayapura Pada Rabu (1/11/2023).
Pihaknya Menilia Pembangunan patung Tuhan Yesus bukan lagi program pemerintah daerah, namun dibuat-buat oleh pihak militer yang bertolak belakangan dengan konflik bersentaja di Intan Jaya, diisukan bahwa pemerintah pusat akan mengutus 330 personil guna menjaga pembangunan taman wisata 330 itu.
"Kami sudah tahu bahwa, Patung Tersebut Dari Kota Bali, Militer Yang Akan Utus Menjaga Pembangunan Pariwisata SATUAN TNI 330 Personil, Dana Hiba Dari Negara DialokasikanUntuk Pembangunan PariwisataPatungTuhanYesusRp 60 Miliar,Target MembangunDalam 6 BulanSelesaim," Kata Yanius.
Pihaknya melihat, rencana pembanguna yang di simbolkan dengan kedamaian itu, tak akan memberikan situasi yang aman, Namun Ini Rencana Awal Untuk MasuknyaPT. Blok B Wabu Dengan Kepaksaan Mengambil Sumber Potensi Yang Ada Di Intan Jaya.
"Kami melihat dengan rencana pembangunan pariwisata patung Tuhan Yesus Membawah Simbol Perdamaian Antara TNI Dan Rakyat Intan Jaya. Ini BukanSimbol Membawah Perdamaian Bagi Rakyat Intan JayaDenganTNI, Tapi Ini Rencana Awal Untuk MasuknyaPT. Blok B Wabu Dengan Kepaksaan Mengambil Sumber Potensi Yang Ada Di Intan Jaya. Dengan Melihat Situasi Hari Ini Daerah Intan Jaya Belum Konditif," Katanya Tegas.
Jangan-JanganSampaiDenganPendekatan-Pendekatan Hal-Hal TersebutBerkaitanDenganMengatasnamakanPemerintah Daerah, Gereja, Masyarakat, DenganBerbagaiPermainanPemerintah Pusat UntukMasuknyaEksploitasi Tambang Blok B Wabu, Di Intan Jaya.
Oleh Sebab Itu, Kami Selaku Pergerakan Mahasiswa Dan Pelajar Se-Indonesia Asal Intan Jaya DenganTegas MenyatatakanBahwa
Kabupaten Intan Jaya Sudah Berdiri Selama 15 Tahun Semenjak Di Resmikan Pada Tanggal 26 November 2008 Dan Memiliki 8 Distrik Dengan 97 Kampung.
DinamikaKonflik Dan Permasalahan DalamPemerintahTelah Muncul Semenjak Sengketa Pemilu DPR 2014, Dimana Ada Politik Penggelembungan Suara Yang Tidak SesuaiD enganJumlahP enduduk, Politik Identitas, Balas Budi Dan Kecurangan Lainnya Yang Dibuat Oleh PesertaMaupun Penyelenggarah Pemilu.
PermasalahanIni Telah MembuatDampakNegatifBesarBagiEfektivitas Kinerja SKPD Intan Jaya MaupunKehidupanSosialPolitik Masyarakat Intan Jaya.
Dampak UU CiptaKerja, Minerba, Agraria, Pengesahan Otsus, Pemekaran (DOB) Telah Membuka Peluang BesarBagi Oligark iDan Elit Politik Negara Untuk Mengeksploitasi Sumber Daya Alam Di Papua. Seperti Yang Kami Ketahui Bersama Dengan MelihatPerekembangan Situasi Di Kabupaten Intan Jaya BeberapaTahunBelakanganIni, Konflik BersenjataTNI/POLRI DenganTPNPB, Dan Juga Agenda Negara Di Atas Tanah Milik Masyarakat Adat Intan Jaya Demi EksploitasiS umber Daya Alam Semakin Panas. Demi MenancapkanP erusahan Tambang Negara LewatIjin Usaha PertambanganKhusus ANTAM Tbk, Dan 4 Perusahan Tambang LainnyaNegara Sendiri Telah MerawatKonflikBerkepanjangan Yang Terjadi Di Intan Jaya.
Negara Lewat Militer Sebagai TamengUntukMerampas Dan Mencaplok Tanah Milik Masyarakat Adat Intan Jaya. Dengan Mengirimkan Militer Non Organik Maupun Organik
Secara Besar Besaran Telah Membawa Banyak Dampak Buruk KeIntan Jaya. Dengan Fungsi Kontrol Militer Yang Berlebihan Telah Menyebabkan Pembunuhan Masyarakat Sipil, Pembatasan Ruang Gerak, Pengungsian, Dan Pengosongan Kampung. Tindakan Tindakan Tersebut Secara Tidak Langsung, Telah Menggeser Posisi Masyarakat Adat Intan Jaya Dari Eksistensi Kehidupan Dengan Alamnya.
Di tempat yang sama, Selly Selegani, Mengatakan Berbagai masalah yang muncul seperti kenaikan tiket, pembangunan patung, dan naiknya harga sembako adalah hanya untuk pengalihan isu supaya PT.ANTAM MID.ID yang rencama mau beroperasi di area blok B wabu berjalan lancar.
"Dengan melihat itu, Saya mewakili suara perempuan dan mama Melarang keras PT ANTAM mid.id untk melakukan penambangan Emas blok B wabu oleh di intan jaya.Hutan ,Tanah,alam dan kekayaaan memberikan kami makannan minuman bergizi lanngsung dari alam Kami tdk perlukan PT dtng merusak alam kami Cukup kita belajar banyak dari PT FREEPORT di timika.Sehingga saya mewakili perempuan 100%tolak dengan tegas Jangan demj kepentingan Kepala dinas PARIWISATA dan PJ apolos bagau memaksakan sesuatu yang kemudia hari akan jdi dambak buruk bagi masyarakat yang tdk tau apa2Cukup 39 org mati karena konflik jangan lagi ada kematian diatas Tanah kami hanya karena blok Wabu," Katanya Tegas.
MelihatDenganDinamikaMasalah-Masalah Yang Terjadi, Kami Dari Pergerakan Mahasiswa Dan Pelajar – se- kota study jayapura,Asal Intan Jaya Dengan Tegas Menyatakan Sikap Pernyataan Sebagai Berikut:
Pertama, kami meminta kepada pemerintah daerah terutama lembaga perpersentasi masyarakat DPRD terakomudir terkabulkan aspirasi
Kedua, Komponen masyarakat terutama pihak gereja dan mahasiswa supaya melanjutakan penolakan rencana membangun patung tuhan yesus di ibu kota intan jaya.
Ketiga, kamiDenganTegasMenolak100%RencanaBangunWisataPatungRaksasaTuhanYesus Disugapa.
Keempat, DenganTegas Kami Menolak Segala Bentuk Kebijakan PemerintahP usat. Yang Di Fasiliatasi Dengan MiliterYang Tidak Mengguntungkan Kepentingan Masyarakat Pada Umum Di Intan Jaya.
Kelima, Dengan TegasKami MemintahKepadaPemerintahKabupatenIntan Jaya Dalam Hal Ini, PJ. Bupati Intan Jaya Dan Kepala Dinas PariwisataSegeraMencabutIjinPembangunan TempatWisataPatungTuhanYesus.
Keenam, Kami meminta kepada pimpinan gereja, katolik, Kristen, GKII, KINGMI, yang berdominasi di kabupaten intan jaya segara mengeluarkan pernyataan sikap terbuka penolakan terahadap pembangunan patung Tuhan yesus.
Ketujuh, Kami meminta kepada masyarakat pemilik hak ulayat tanah,jangan menyerahkan tanah adat yang identik dengan mama kita dengan serambangan
Kedelapan, Kami MemintahKepadaSetiap Tokoh Agama TokohMasyarakatDenganTegasTolak JanganTerprovokasiProgram Jakarta Melalu Milite rDan Pemerintah Intan Jaya. (*)
Reporter Novertina Iyai
Editor Yulianus Magai
