Konfrater keuskupan Timika Gelar Rekoleksi Bulanan


Jayapura, (KATUAITV)- Konfrater keuskupan Timika mengadakan rekoleksi Harian, dalam 5 sesi dengan thema "Dari Doa: Cinta Allah dan sesama manusia" Kegiatan itu di lakukan di mimika pada minggu (29/10/2023).

 Frater Yulianus Kebadabi Kadepa kepada katuaitv.com menjelaskan pihaknya lakukan kegiatan ini dalam 5 sesi,  pertama pada Pagi hari  memulai dengan ibadat pagi (laudes), persiapan diri, dan masuk pada materi  yang di bawakan oleh Pater Agustinus Tebai Pr. Dalam materinya, ia mengatakan bahwa "doa adalah komunikasi dengan Tuhan. Dalam doa, dimengerti tentang pengharapan yang lebih dan hal cinta kasih yang di hidupkan oleh manusia seperti Tuhan yang hidup" jelasnya.. 

Sesi kedua adalah refleksi pribadi. Dalam refleksi pribadi, pertanyaan yang di berikan oleh Pater Agustinus Tebai adalah apa yang Tuhan inginkan untuk ada? Terdapat pada naskah kitab suci tentang hukum cinta kasih: “ kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu” ( Matius 22 34-40)

Sesi ketiga adalah sehering kelompok dua-dua orang. Dalam shering tersebut, setiap Frater diminta untuk menceritakan hasil renungan berdasarkan perikop kitab suci di atas dan berbagi pengalaman hidup dalam komunitas berdasarkan cinta kasih Allah. Kemudian di lanjutkan dengan sinek bersama.

Pada Sesi keempat, setiap kelompok yang di dalamnya terdapat dua orang Frater dipersilakan untuk membagikan hasil shering dalam rumusan penegasan. Dengan tujuan bahwa, bua bua rohani yang dibagikan dapat menjadi inspirasi bagi yang lain.

Sesi kelima. Misa penutup yang di pimpin oleh Pater Agustinus Tebai Pr. Pada kesempatan kotbahnya, Pastor Agus mengatakan bahwa manusia hidup harus bersandar pada kasih Allah, adanya kasih Allah memiliki hubungan erat dengan kehidupan sesama manusia. Sebab kasih sesama manusia merupakan buah representasi dari kasih Allah Ungkapnya.

Sesi keenam adalah  foto bersama sebagai kenangan akan cinta kasih kepada sesama kami. Foto itu juga adalah bagian dari cinta persaudaraan, persekutuan sebagai tali ikatan yang terbentuk menjadi teman baik dalam panggilan Tuhan.

Mengapa terjadi kegiatan sehering karena seorang calon imam harus mendalami kitab suci sebagai jalan keluar menuju keselamatan. Kegiatan rekoleksi adalah bagian dari pengolahan pembinaan rohani sehingga perenungan yang kami lakukan dari kitab suci akan kasih Allah yang kami hidupkan dalam panggilan kami menuju tahbisan imamat suci kelak.

Dalam kegiatan rekoleksi Harian, Konfrater Keuskupan Timika yang hadir untuk berpartisipasi sebanyak 27 orang yang merupakan calon imam di keuskupan Timika. Kehadiran para Frater merupakan ungkapan satu keluarga besar calon imam. Melalui pendalaman rohani, harapan yang dibangun adalah  menjadi orang yang terdidik secara kudus dan mengalami bimbingan oleh Pater Agustinus Tebai selaku pembina para Frater Keuskupan Timika sekaligus dosen STFT Fajar Timur.

Reporter Timotius Boma


Previous article
Next article

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel