KAPP di Tanah Papua Hanya Satu Kepemimpinan
SORONG, KATUAITV----Perwakilan Pengusaha asli Papua mendatangi kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin 2 Oktober 2023 guna mendesak Pemerintah Propinsi Papua Barat Daya untuk tidak menerima Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) versi Dewan Adat Papua wilayah Domberai.
Solemam Mobalen, ketua KAPP kota Sorong menegaskan sekalipun Tanah Papua telah dimekarkan menjadi enam propinsi tetapi Kamar Adat Pengusaha Papua tetap satu.
"KAPP tidak ada banyak versi. KAPP di tanah Papua cuma satu, " ungkapnya.
Dipaparkan Mobalen, KAPP yang di akui di Tanah Papua bawah kepemimpinan Musa Haluk. Oleh sebab itu ditegaskan kepada Pemerintah Papua Barat Daya untuk tidak menerima oknum-oknum yang mengatasnamakan KAPP.
"KAPP itu ada di pimpin oleh Musa Haluk. selain itu tidak ada. Saya tegaskan kepada Pemerintah Papua Barat Daya untuk tidak menerima aspirasi dari KAPP versi Dewan Adat Papua wilayah Domberai atau versi apa pun, " tegasnya.
Ditambahakannya, jika kedapatan Pemerintah Papua Barat Daya menerima aspirasi dari KAPP yang bukan di bawah kepemimpinan Musa Haluk makan akan di proses sesuai hukum yang berlaku.
"Sekali lagi saya ingatkan kepada pemerintah PBD untuk tidak terima aspirasi dari oknum-oknum yang mengatasnamakan KAPP. Jika kedapatan kami akan proses hukum, " ujarnya.
Sementara itu Musa Haluk, ketua umum KAPP Tanah Papua yang di hubungi melalui saluran telepon dari Sorong mengatakan sesuai dengan konsitusi hasil Konferensi Luar Biasa (KLB) II yang terlaksana di Jayapura menujuk saudara Willem Assem sebagai ketua KAPP Papua Barat.
"Hasil KLB II itu Willem Assem yang ditunjuk sebagai ketua KAPP Propinsi Papua Barat, " kata Haluk.
Ditambahkannya seiring waktu berjalan dan terbentuknya Propinsi Papua Barat Daya maka, saudara Willem Assem ditujuk sebagai Pelaksana Tugas (PLT) KAPP Papua Barat Daya.
"Untuk sementara saudara Willem Assem di tunjuk sebagai Plt KAPP Papua Barat Daya. Jadi Pemerintah PBD tidak menerima setiap rekomendasi dari pihak mana pun yang mengatasnamakan KAPP PBD jika tidak melalui saudara Willem Assem, " harapnya.
Pewarta: RB

