Tentang kamu
![]() |
| Moment paling indah, ketika penulis Puisi ini memotret gambar ini. Teluk youtefa (2023) 📷 KATUAITV |
Kau medali berjiwa Asmara, Aku Tetap Jadi Hujan Untuk Bungah mu.
Kamu, Mutiara Wanita Unik beda dari Yang lain, di depan ku kau tetap unik. Senyum mu Yang selalu mengembang itu, membuatmu tetap anggu, keanggunanmu aku makin Jatuh cinta pada mu.
kamu, Kamu adalah jawaban Yang paling Bijak, Walaupun Semua pembicaraan ini akan menjadi salah.
Teruntuk kamu, yang membuat harapan di depan mata, aku mencintaimu dalam diam ku, kau adalah harapan ku.
Kamu membuat Hari hari ini making berwarna, kamu adalah asmara yang bangun harapan, tujuan yang sama dengan ku, Tidak terlepas dari cinta ku pada mu dan cinta mu padaku.
Kita akan bersatu, dengan kekuatan cinta Hanya saja, Kita harus, salin hargai, Setia, Dan percaya, untuk bangun kekuatan cinta.
Kau adalah medali berjiwa, jiwa bangun, jiwa harapan, jiwa sederhana, jiwa cinta Yang besar, Jiwa Jiwa inilah Cinta kita Making Merdeka. Sayang Kita akan menang
Kamu, selagi aku menjadi Hujan untuk Bungah mu, Jangan jadikan Hujan di pagi hari sebagai tempat persembunyian Air matamu. Sebab Aku tak Mau Air mata itu Jatuh.
Kau adalah medali berjiwa. jiwa bangun, jiwa harapan, jiwa sederhana, jiwa cinta Yang besar. semua ini menjadi motivasi untuk kita tetap bersama, walau badai sedang mencoba memisahkan kita berdua. "Tuhan Jang pisahkan Tong dua" Yulianus magai, tanah kolonial 10/11/2021
