50 mahasiswa Asal 2 Kabupaten Mengalami kesulitan listrik dan Air bersih di Jayapura



50 Mahasiswa asal dua kabupaten kabupaten Yalimo dan kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua pegunungan dikota studi Jayapura mengalmi kesulitan listrik dan air bahkan terpaksa mereka tinggal dalam 4 kamar.

“Mahasiswa kami yang cukup padat di jayapura, Sebelumnya belum ada tempat tinggal Kami merasa Perlu  memiliki tempat tinggal  maka Kami sangat butuh fasilitas berupa asrama sehingga Kami berdiskusi antara senior,   asrama Ini kami mulai rintis dari Tahun 2017 sampai dengan hari ini kami hanya mampu menyediakan 4 kamar asrama untuk 50 mahasiswa, Hal tersebut disampaikan Leo Himan Inisiator kepada media ini pada sabtu (13/7/2024).

Ia mengaku pihaknya bangun Asrama ini secara swadaya berkat bantuan dari 10 kepala kampung dan para Orang tua, Walaupun begitu mahasiswa masih kesulitan.

“Asrama ini kami bangun dari berkat batuan para kepala 10 kepala kampung,  5 desa dari kabupaten Yalimo dan 5 Kampung dari kabupaten Jayawijaya, Walaupun demikin Sampai hari ini mahasiswa kami tinggal tanpa air listrik,” Katanya.

walaupun begitu, Leo beri aspresias kepada mahasiswa yang saat ini memiliki semangat juang yang sangat tinggi.

“Walapun tempat terbatas dan memiliki kesulitan, adik adik kami memiliki semangat juang yang tinggi, Bahkan mereka ada yang  sudah jadi sarjana dan ada yag dalam proses studi akhir Jadi,” Ujarnya.

Karena keadaan mahasiswa demikian Ia meminta agar pemerintah kedua kabupaten dan Provinsi papua pegunungan menambah 3 atau 4 kamar sertan sediakan listrik dan air. 

“kami sangat butuh bantuan dari kabupaten yalimo dan kabuoaten Jayawijaya tapi juga pemerintah provinsi papua pegunungan untuk dukung dalam rposes pengembangan asrama,  Paling tidak menambah 3 ampai 4 kamar,” Mintanya.

Ketua Asrama Wedangku Pames wantik, mengaku pihaknya kesulitan belajar   Di asrama yang memilik 4 kamar.

 “kami tinggal 50 lebih mahasiswa, kami mau belajar sangat susah sekali untuk itu kami memohon kepada pemerintah untuk memerhatikan asrama ini karena ini soal sumber daya manusia,” Ujarnya.

Ketua Panitia pembangun asrama, Kornelis Logo,  mengatakan, Pembangun asrama ini dimulai sejak tahun 2017 Hingga kini sudah jadi, Ia ucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah 10 Kabupaten

“Asrama ini kami mulai sejak tahun 2017, dalam 6 tahun lebih ini kami proses pembangun ini di sumbangun oleh pemerintah kampung, mereka sumbang untuk sumber daya manusia yaitu anak anak mahasiswa, mereka bisa sekolah karena tempat, Untuk itu kami menguicapkan banyak terima kasih,” Ucapnya,”Ucapnya.

Penulis Yulianus Magai

Previous article
Next article

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel