Kepergian Mu Luka Bagiku

foto Almarhum Enggelbertus Kegiye, ist.

puisi Oleh Melkias Butu, Kawan Sejati Enggel.

Puisi ini Melkian Menuliskan Kisa kelam bersama Enggel, Kawan sejatinya. Hingga Akhinya Waktu berbisik mereka Harus berpisah dan Hidup beda Alam.

Ketika itu kau datang mengisi hari-hariku yang kosong, Wahai Kawan sejatiku.

kawan Aku ingat betul, Disaat bersamamu, Dipenuhi canda tawa penuh ceria di persidangan jalan bomomani, Bahagia hingga lupa Pulang Terukir nan indah cerita cinta penuh romantis.

Demi pendidika  Di tengah tahun 2018, kau dan aku bertemu diatas lautan lepas, Dengan Tujuan yang sama, Melanjutkan Studi di Kota Jayapura, Diiringi nada irama ombak bersiul.


Kau dan aku berasmara menuju satu tujuan, Janji-janji terucap seirama instrumen harapan, Kawan Masih Ingatkah akan Janji kita tempo dulu?

Seiring berjalannya alur takdir yang memang hanya menjadikan kita sebatas pernah mengukir rasa. Akh kawan, Ingin aku salahlam Tuhan!

Sampai tujuan kita tak seindah Harapan, Janji itu kau benar benar kuburkan bersama Raga Mu Semuanya hilang tiada kembali, Sekedar meninggalkan jejak kepergian sebagai kenangan.

Semakin jauh tak tersentuh, kian luruh jalan harapan untuk kita bertemu.Tidak berpihak kenyataan, waktu, dan keadaan

Sepertinya memang harus merelakan, melupakan, tanpa sempat selesaikan Tujuan yang kita ukir bersama.


Bahagialah ... tanpa perlu bertanya apakah bahagiaku sampai sin, Akh sudah Aku harus terima kenyataan ini, Sio akh. kawan ku Janji mu Luka Bagiku.  Kau Engel 


Oleh Jiwa Perindu Melky Bambu kuning, 21 Mei 2023

Previous article
Next article

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel