Angkat Masalah Perampasan tanah, Katuaitv.com Terpilih ikuti Fellowship dan training di bali




Jayapura, (Katuaitv)- Mengangkat perampasan tanah Milik masyarakat papua,  Media  online katuaitv.com kembali terpilih  menjadi salah satu peserta dalam kegiatan Fellowship Training yang didakan oleh Pattiro dan didukung oleh The asia Foudatian. 


Mengangkat Masalah yang cukup berat yang di hadapi oleh msyarakat lemba grime nawa, PT Permasa Nusa Mandiri merampas tanah milik masyarakat adat sekitar 32 ribu lebih hektar, Novertina Iyai, dari media online  katuaitv.com  berhasil lolos menjadi salah satu peserta dalam kegiatan yang sedang berlasung di bali paa (18-20/4/2024).

Novertina Mengaku merasa bangga dan terharu ketika namanya di umumkan masuk dalam salah satu peserta, bahkan dia mengatakan dirinya senang bisa membawah permasalahan dan tantangan di hadapi masyarakat papua.


"Tentunya saya sangat terharu setelah kami (katuaitv)  masuk menjadi salah satu yang masuk dalam kegiatan ini, Awalnya kami coba saya, tidak akan keyakina untuk terpilih atau tidak, Puji Tuhan kami bisa lulus, lebih bangganya lagi kami bisa bawah masalah yang di hadapi rakyat papua, walaupun peluan kecil  untuk aatasi ini masalah tapi bagi kami intinya kami tetap angkat dan orang diluar sana tahu," Katanya.



Masalahyang diangkat cukup berat,  Walaupun ia beru saja belajar bersama katuaitv, ia mengatakan dirinya siap ikuti setiap proses yang ada. "Ini adalah pengalam pertama saya, Saya akan ikuti proses yang ada, tentunya akan berikan yang terbaik untuk media bahkan masalah ayang saya abngakat,"katanya.

Berikut adalah masalah yang di angkat katautv.com Organisasi Perempuan Adat (Orpa) yang selama ini melindungi budaya, adat, tanah, hutan dan manusia yang ada di wilayah Nambrang Lembah Grime Nawa, kabupaten Jayapura Papua Organisasi perempuan adat (orpa) juga ikut terlibat dalam Aksi ini.

 Karena mereka Melihat Kehidupan masyarata sudah, Sedang dan akan terancam, Banyak dampak yang sedang di Rasakan oleh Masyarakat. Mulai dari Hilang Nya mata pencaharian, Habitat Burung, Bahan Lokal seperti pohon Sagu, pohon pokok buat Noken,  Hutan yang selama ini selalu memberikan makan, Akibat hutan babat Habis, organisasi perempuan Adat terpaksa Harus bentuk.  Guna menyuarakan aspirasi masyarakat adat,  Demi mempertahankan tanah adat mereka, karena menurut mereka Pihaknya tidak bisa Hidup Tanpa Sagu dan Hutan.

Redaksi.
Previous article
Next article

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel