Kenangan Natal yang Kini kita mulai Melupakan



“Pergi Sejauh Mungkin dan  Menjadi Anak yang jarang pulang kerumah, Aku belajar darimu. (Mutiara papua).

Natal tahun 2023 kali ini, sangat sangat berbeda, jauh berbeda lagi rayakan dalam keadan yang tidak bisa aku jelaskan melalui tulisan, Semua kembali menjadi Andai kata. salah satunya adalah “Andai waktu bisa putar kembali, Agar  Musiba  yang menimpahmu Kau bisa Hindari, Namun ini mengajarkan kita agar lebih bersyukur lagi ketika semuanya baik baik saja.

 Uang Dan Kenangan.

 Segalanya memang butuh uang, tapi Uang Bukan segalanya. Begitulah kata banyak orang.  kata kata ini membuatku Ingat bahwa uang memang bukan segalanya. Ada satu hal yang ingin ku tuliskan dalam tulisan ini, Setiap orang punya masa lalu apa lagi adik kaka dekat yang bertmbuh dengan segala keterbatasan Hingga Kalau di ceritakan bisa meneteskan Air mata.

 “Kak masih ingat kah? Dahulu kalah saat warga mulai naikan asap, (Rayakan Hari kelahiran sang Juruslamat) pada saat kita tumbuh dengan segala keterbatas, aku lucu Tingka kita waktu itu, Karena uang yang kita beli babi untuk rayakan natal, dikembalikan melalui Ibunda kita,  Kita mulai bermain Bola di lapangan yang begitu banyak kenangan, Kita sadar ini adalah hari besar bagi umat Kristiani,” Begitu pesan singka melalui Whatssap adik kepada kakanya. Disini saja, tidak, tidak aku tidak mau lanjutkan pesan ini, Entah di balas atau tidak hanya Penulis tulisan ini saja yang tahu.

“Sadar atau tidak, Masa lalu adalah masa yang mengajarkan kita untuk tetap kuat dan tetap Bersama apa lagi ade kaka, itu sangat abadi, tidak bisa di banggu Gugat oleh siapaun dengan cara apapun apa lagi jabatan dan harta yang kita miliki.

 Rindu dan dilupakan

Kepada siapa aku sampakan selamaat Natal, Sementara kita saja saling di luapan? Ingatkan kau tempo dulu, dulu saat kita tumbuh saling melindung, Dapatkan kau melihat  dan ingat kembali Tentang kita  Yang dulu? Akh aku keliiru, Sangat keliru. Ternyata kita adalah ade kaka yang Saling melupakan, tidak ingin sampaikan Salam natal di Hari Natal, tidak ingin sampaikan rindu pada Rinainya, Tidak ingin menjadi orang pertama yang yang salng Mengjengkuk, Kaka, Selamat Natal  Ya Dimana kita yang dulu? Aku rindu sama sama itu dan kau muali lupakan.

 Moment Saat Uang Natal di kembalikan

 Setiap Umat Kristiani Rayakan Natal pada tanggal 24 Desember pada setiap Tahunya, Termasuk Warga kampung magode, dogiyai papua tengah. Moment ini pernah menjadi luka sekaligus Menjadi kenangan yang sangat aku tak bisa lupakan.

“Anak Uang kita dikembalikan,” Begitu ujar mama petege kepada kedua anaknya pada 23 desember, Lupa Tahun. Kedua anak lelaki ini membuktikan wahwa mereka adalah laki laki, tak hilang Akal mereka masuk Hutan dan bikin Jerat Akhirknya Rayakan Natal dengan Kuskus,  Ini menjadi momen yang aku tak bisa lupakan di masa yang saling kita Melupakan. Selamat Natal Mama, Putra Natal Menyerta Mama di sana.

Memilih Jalani Hidup Masing Masing.

Bagiku Hidup seperti anak tunggal dengan keadaan yang tidak mendukung  memang sulit, tapi ini akan ku lewati dengan tetap bersyukur dan andalkan Tuhan," Begitu Pikirnya. 25 tahun berlalu, kini kedua adik kaka ini memiliih Untuk menjalni Hidup masing masing dengan lingkungan dan keadaan yang berbeda. Ya wajar saja sudah dewasa dan sudah memiliki Rumah Tangga Masing masing, tapi tidak harus saling Melupakan, Ade kaka itu Abadi, tidak bisa di ganggu gugat oleh siapapun dengan cara apapun Namun kita kini menjadi ade kaka yang saling Melupana. Selamat Natal kaka. Putra Natal menyertaI Di mana pun kaka Berada. 


Catatan, Ini adalah Kelu ku yang aku Tuliskan di Natal ini.

 

Previous article
Next article

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel