Wabub Sorsel Pukul Kepkam Pusu Tilugum

Keamanan dan staf wakil bupati Sorong Selatan berusaha amankan wakil bupati dari amukan masyarakat (Reiner Brabar-SP)




KLABARA, KATUAITV-- Alfons Sesa, wakil Bupati Sorong Selatan, Papua Barat Daya berjanji akan membayar denda terkait pemukulan terhadap Gad Gabriel Yandafli, kepala kampung (Kepkam) Pusu Tilugum, distrik Klasafet kabupaten Sorong (18/10/13/2023). 


Berdasarkan pantauan media pemukulan itu terjadi saat rencana mediasi antara Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan, Sorong dan masyarakat adat suku Moi sub suku Moi Klabra terkait lokasi tapal batas kedua wilayah. 


Awalnya  Gad Yandafli yang juga merupakan salah satu pemilik hak ulayat mendatangi tempat pertemuan dengan keadaan emosi dan mengunakan parang memotong kemah tempat penyimpanan bahan bangunan dan ditenangkan oleh keluarga dan Pemerintah Kabupaten Sorong. 


Selang beberapa menit, Alfons Sesa wakil Bupati Sorong Selatan bersama rombongan tiba di lokasi, tanpa banyak berbicara wakil Bupati turun dari mobil dan langsung mengayungkan tangannya menampar Gad Gabriel Yandafli. 


hal ini memicu amarah masyarakat adat Moi sub suku Moi Klabra menyebabkan masyarakat menyerang wakil bupati Sorong Selatan. 


"Bapa sebagai pejabat negara tidak boleh pukul masyarakat, " teriak masa sambil menyerang wakil bupati Sorong Selatan yang terus dilindungi oleh pihak keamanan dan stafnya. 


Gad Gabriel Yandafli kepada media ini mengatakan sebagai salah satu milik hak ulayat dirinya di tanah Klabra dirinya tidak menerima jika terjadi pencaplokan wilayah adat. 


"Kami punya hak, ini tanah kami dan batas wilayah  bukan disini. Saya tidak setuju jika wilayah adat kami di rebut, "ungkapnya. 


Sementara itu, Alfons Sesa wakil Bupati Sorong Selatan memohon maaf kepada seluruh masyarakat adat Moi sub suku Moi Klabra terkait  pemukulan yang dilakukannya. 


" Saya mohon maaf atas insiden tadi, Tadi ada kata-kata yang tidak baik di ucapkan  sehingga saya marah, " katanya. 


Selain memohon maaf, Alfons Sesa berjanji akan  membayar denda terhadap Gad Gabriel Yandafli. 


"Saya mohon maaf, saya juga anak adat, saya akan bayar apa yang telah terjadi tadi, sekali lagi saya mohon maaf kepada semua terutama untuk bapak Gad Gabriel Yandafli, " tungkasnya.


Penulis RB

Previous article
Next article

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel