Apa kabar permataku

Foto, Ketika Realita tak Sesuai keinginan, dan ketika takdirnya ingin kita rubah, Tapi yang terjadi adalah Kenyataan (IST)



Apa kabar, Permataku!

Sudah lama bahumu tak ku sandar

Dari barisan bait-bait puisi penuh syaduh

Resah menyelimuti kata seperti serdadu


Apa kabar, Permataku!

Dirimu laksana paragraf candu 

Asrama berhutang pada perihal "Andai"

Mungkinkah, hatimu bisa hidup di jiwa ini?


Apa kabar, Permataku!

Jika memang temu itu tak harus

kabar pun selalu kau hiraukan

Ijinkan aku memanggilmu dari Doa dan mimpi


Apa kabar, Permataku!

Dari barisan kata yang tak sempurna

Ijin aku memakai rindu sebagai rima

Pada bayang yang terus berirama


Apa kabar, Permataku!

Jika sucimu ku nodai Dari sebuah kenyamanan

Ijinkan aku dan kamu menyatu 

Pada bait antara "Kita" yang bercerita tentang Hati 


Semoga baik-baik saja

Seperti ketekadan dan keyakinan dari jemari 

Kepada bayang yang telah lama menari

Aku ingin menjadi seorang dari cinta kita


*Pecandu Kenangan


10 Agustus 2020

Previous article
Next article

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel