Ayah, Pahlawan Sejati

Dingin,  hingga Menusuk Tulang,  Panas Membuat Kulitmu terbakar Ayah ku, Kau tak Kenal Lelah Untuk Menghidupi ku.  Ayah Pahlawan Sejati Hidup.


Hingga kini, Walaupun Kau tak selalu ada untuk ku, cinta Mu untuk selalu membekas di Rayuan Cinta ku.

  Ayah karena cinta mu dan Kasih mu,  di mana pun  engkau berada akan  aku merindukan, Pelukan Hangat mu seperti dulu, di dusun.


Ayah aku Rindu, Rindu ingin bercerita, canda dan tawah hingga Rindu itu memaksa ku Harus merindukan dirimu Untuk bertemu denganmu, Merindukan akan belalahmu. 


 Ayah kasih sayang Mu keselalu merindukan,  dengan Kerinduan itu, Ayah engkau selalu hadir dalam mimpiku.


  Mimpi yang begitu nyata bagiku, walaupun itu hanya Imajinasi belaka.


Aku selalu terbayang wajahmu Yang Begitu menginspirasi ku,  Menginginkan engkau untuk kembali.


Ayah aku selalu mengharapkan engkau hadir  Menerima aku setiap hariMenerima masa pertumbuhan ku ayah ..


 Untuk tumbuh menjadi besarTanpa engkau disisik  Tanpa engkau yang menemani hari hariku  selamat Jalan ayah ku Ayah Semoga bahagia disurga 


Karya Yustina Butu , Mkw (20/02/2023)

Previous article
Next article

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel